cara menanam markisa di halaman rumah

Tips Menanam Markisa di Halaman Rumah yang baik dan benar

Posted on

Tips Menanam Markisa di Halaman Rumah. Tanaman markisa yang memiliki nama latin passifloraceae merupakan tanaman rambat dan cocok dengan iklim tropis. Tanaman tersebut berasal dari Amerika Selatan yang juga memiliki iklim tropis. Di Indonesia, tidak susah untuk menemukan buah dengan banyak biji berselaput didalamnya ini.

Markisa yang umum ditemukan di Indonesia adalah merkisa yang berwarna kuning atau yang berwarna ungu. Saat ini sudah banyak yang membudidayakan tanaman markisa baik untuk memunuhi kebutuhan buah pribadi atau sebagai komoditas dagang.

Tanaman markisa tergolong pada tanaman yang tidak susah perawatannya. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran tinggi atau didataran rendah dan dalam jenis tanah apapun. Selain ditanam di lahan pertanian, tanaman markisa juga memungkinkan untuk ditanam dihalaman rumah.

Tanaman markisa berjenis tanaman rambat sama seperti halnya anggur. Bagi Anda yang ingin membudidayakan markisa di sekitar rumah Anda. Disini kami akan membagi tips menanam markisa dihalaman rumah dengan baik dan benar.

tips menanam markisa di halaman rumah

Karakteristik Tanaman Markisa

Seperti dikatakan sebelumnya, markisa merupakan jenis tanaman yang tumbuhnya merambat sama seperti tanaman semangka, mentimun, anggur, dan sejenisnya. Daun yang tumbuh mengikuti batang markisa berwarna hijau cerah.

Sementara itu buah markisa memiliki bentuk bulat yang berwarna hijau saat masih muda dan kuning cerah atau berdasarkan varietasnya masing-masing. Buah markisa tersebut umumnya timbuh secara berderet pada bagian batang tanaman.

beragam penelitian menunjukkan bahwa tanaman markisa dapat tumbuh diberbagai kondisi atau jenis tanah. dengan perawatan yang baik, tanaman markisa akan tumbuh subur dan menghasilkan buah yang berkualitas. Suhu yang baik untuk menanam markisa adalah 27 hingga 31 derajat celcius dimana kelembaban udaranya mencapai 70 hingga 80 persen.

Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki curah hujan dengan intensitas 600 hingga 1.200 mm per tahunnya. Selanjutnya, kecukupan sinar matahari juga menjadi faktor yang mendukung perkembangan tanaman ini.

Cara menanam markisa di halam rumah

Setelah mengetahui karakteristik tumbuh buah markisa, selanjutnya akan dibahas mengenai cara atau tips menanam markisa dihalaman rumah. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan mulai dari pembibitan, penanaman, penyiraman, pemukpukan, dan lainnya.

Dbawah ini adalah penjelasan dari masing-masing proses yang harus Anda lakukan saat hendak menanam markisa disekitar rumah Anda.

1. Pembibitan

Saat ini sudah banyak toko tanaman yang menjual bibit-bibit tanaman berkualitas termasuk bibit tanaman markisa. Anda dapat mendapatkannya secara langsung mendatangi toko atau memesannya secara online. Jika Anda ingin melakukan proses pembibitan sendiri, maka ada beberapa metode yang dapat dilakukan.

Pertama dengan metode genaratif atau bibit yag diambil dari markisa yang sudah tua.  Selanjutnya, ambil bidi dan rendam dalam air hangat sehari semalam dan selanjutnya dilakukan penjemuran.

Cara mendapatkan bibit selanjutnya adalah dengan metode vegetatif atau stek. Anda bisa mengambil batang tanaman markisa yang bagus lalu memotongnya dan menanamnya.

2. Penanaman

Proses selanjutnya adalah penanaman. Jika Anda menggunakan metode generatif atau biji, maka sebaiknya Anda melakukan proses pengecambahan biji terlebih dahulu. Biji markisa yang sudah kering tadi di tanam didalam poly bag yang berisi pupuk kandang.

Beri pengairan yang cukup agar proses pengecambahan berlangsung optimal. Masa pengecambahan adalah 1-2 minggu hingga bibit siap dipindahkan ke lahan terbuka.

Saat bibit sudah siap dopindahkan, buatlah lubang pada tanah atau pot dengan panjang, lebar dan tinggi sekitar 15 cm. Lalu, isi 1/3 lubang dengan pupuk kandang sebelum menanam bibit markisa. Setelah bibit dimasukan kedalam lubang, tutuplah dengan tanah.

Jika Anda memilih bibit dari batang markisa atau sengan cara stek, maka proses penanaman lebih praktis. Anda tidak perlu menunggu pengecambahan terlebih dahulu. Siapkan lubang yang diberi pupuk kandang di bagian bawah lalu tanam batang yang sudah disiapkan. Jarak antara satu batang dengan batang yang lain sekitar 3 x 3 meter.

3. Pengairan

Air merupakan unsur penting agar tumbuhan dapat hidup dengan baik. Maka dari itu penyiraman merupakan bagian dari tips menanam markisa dihalaman rumah  yang harus diperhatikan. Lakukan penyiraman secara rutin di pagi atau sore hari agar tanaman tumbuh dan berkembang dengan baik.

Pada saat tanaman mulai berbunga dan berbuah, Anda bisa meningkatkan intensitas penyiraman agar buah yang dihasilkan lebih berkualitas.

4. Penyiangan

Penyiangan perlu dilakukan untuk menyingkirkan gulma atau tanaman liar disekitar tanaman markisa. Gulma dapat menghambat pertumbuhan tanaman karena dapat mengikis nutrisi yang seharusnya untuk tanaman markisa. Penyiangan dapat dilakukan dengan mencabut rumput-rumput liar.

5. Pemupukan

Tips menanam markisa dihalaman rumah berikutnya adalah pemupukan untuk menambah nutrisi pada tanaman. Pemupukan dpat dilakuan daat tanaman marksia berusia 1,5 bulan atau dalapat dilakuakan sebanyak 3 kali dalam setahun. Pupuk yang dipakai adalah pupuk organik sebagai dasar sedangkan pupuk kimia sepeti urea, KCL, atau jenis lainnya dapat dipberikan sebagai tambahan saja. waktu pemberian pupuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

6. Pemasangan media rambat

Karena markisa tumbuh merambat, maka Anda harus menyiapkan media rambat agar sulur-sulur tersebut meramabat dengan baik dan rqapi terutama jika dihalaman. Alat yang harus disiapkan adalah bilah bambu setinggi kurang lebih 2 meter.

Tancapkan bilah bambu tersebut disekitar tanaman guna memudahkan tanaman merambat. Dibagian atas bilah bambu tersebut, Anda bisa memasang tali rapia atau kawat untuk menghubungkan sulur. Pemasangan media rambat ini selain bertujuan untuk memudahkan tanaman merambat juga memudahkan proses panen nantinya.

menanam markisa di halaman rumah

7. Panen

Buah markisa dapat dipanen dalam kurun waktu kurang dari setahun jika pemeliharaannya dilakukan dengan baik. Tanaman ini termasuk pada kategori tanaman yang berbuah cepat. Pada usia 6 sampai 7 bulan, tanaman markisa mulai tumbuh bungan yang selanjutnya menjadi bakal buah.

Pada usia 9 atau 10 bulan, buah markisa ada yang siap untuk dipanen. Ciri dari buah markisa yang siap panen adalah terasa empuk saat di pencet. Selain itu juga berbeda dari segi warna. Untuk markisa kuning, misalnya, akan berubah menjadi kuning cerah dai semula berwarna hijau saat sudah matang. Proses panen dilakukan dengan cara dipetik.

Itulah beberapa tips menanam markisa dihalaman rumah yang perlu Anda ketahui. Untuk menghasilkan buah markisa yang memilki kualitas baik bergantung pada setiap proses penanaman hingga pemeliharaan. Sebagai tambahan informasi, jika Anda menginginkan tanaman markisa yang cepat dipanen, Anda bisa memilik metode vegetatif atau stek batang.

Dalam hal ini tanaman markisa akan lebih cepat tumbu dibanding dengan metode menggunakan biji. Namun, dari segi kualitas buah, metode generatif atau biji lebih unggul. Namun demikian, apapun metode yang Anda pilih bukan menjadi masalah selama Anda memelihara tanaman dengan baiik. Semoga tips yang kami paparkan dapat bermanfaat dan membantu Anda dalam membudidayakan markisa di halaman rumah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *