Foto : www.hidup-sehat.org

Mengenali Jenis dan Gejala Iritasi Mata Berat Terbaru

Posted on

mata merah adalah istilah paling umum yang dipakai untuk menggambarkan iritasi pada mata. Warna merah yang timbul pada mata tersbut merupakan pembuluh darah yang melebar pada permukaan putih mata yang terluar.

Selain mata memerah, mata menjadi bengkak, gatal, berair, dan bahkan penurunan penglihatan juga mengindikasikan iritasi pada mata. Ada dua kategori Iritasi mata yakni ringan dan berat. Iritasi ringan biasanya bisa disembuhkan hanya dengan tetes mata dan hilang dalam waktu yang cepat.

Sementara iritasi mata berat mengindikasikan masalah kesehatan mata yang lebih serius. Iritasi mata berat dapat disebakan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah terlambatnya penanganan iritasi mata yang awalnya dianggap ringan.

Mengenali Jenis dan Gejala Iritasi Mata Berat Terbaru
Foto : hellosehat.com

 

Jenis-jenis Iritasi Mata

Berikut ini kami rangkum beberapa jenis iritasi mata yang termasuk pada kategori berat disertai dengan gejala-gejala yang muncul.

1. Mata Kering

mata kering adalah keadaan dimana kelenjar air mata tidak mampu memproduksi air mata yang cukup untuk melumasi atau mengairi mata. Keadaan mata kering yang dibiarkan akan mengakibatkan mata kering kronis dan mata menjadi teriritasi.

Baca juga : Mengetahui Faktor-Faktor Iritasi Mata Terbaru

Berkonsultasi dengan dokter adalah solusi terbaik saat Anda menngalami gejala mata kering. Deteksi dini dari mata kering dapat menghindarkan terjadinya iritasi mata berat.

2. Infeksi Ulkus Kornea

Iritasi pada mata yang tak kunjung diobati salah satunya dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi pada bagian ulkus kornea. Infeksi tersebut sangat berbahaya karena dapat mengancam penglihatan. Gejala yang muncul dari ulkus kornea yang terinfeksi tersebut adalah mata merah, mata terasa sakit, dan kulitas penglihatan menurun.

3. Uveitis

Merupakan kondisi dimana lapisan uvea atau tengah mata mengalami peradangan. Uveitis dapat disebabkan oleh iritasi mata, trauma, dan gangguan sistem autoimun. Tak jarang juga, tidak ada penyebab pasti yang menyebabkan seseorang mengalami uveitis.

Gejala yang timbul dari uveiti ini adalah mata merah, mata menjadi sensitif terhadap cahaya, dan pandangan sedikit kabur. Jika kondisi ini tidak ditangani lebih lanjut dapat menyebabkan kataran hingga kebutaan permanen.

4. Glaukoma

Glaukoma merupakan iritasi mata berat yang dapat mengancam penglihatan seseorang secara permanen jika terlambat ditangani. Galukoma terkadang tidak menunjukan gejala per tahapan. Saat tiba-tiba mata menjadi merah disertai rasa sakit, kehilangan penglihatan, serta mual, ada kemungkinan orang tersebut terserang glaukoma akut. Penangan medis sangat dibutuhkan untuk menangani kondisi tersebut.

5. Herpes okular

Herpes okular merupakan jenis iritasi mata yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1. Gejala yang muncul antara lain mata mera, bengkak, terdapat cairan encer pada mata, mata terasa sakit. Dan juga senditif terhadap cahaya.

Baca juga : Mengenali Iritasi Mata Ringan Terbaru

Herpes okular bisa menjadi iritasi mata berat jika terlambat ditangani. Jika seseorang sudah terkena herpes okular akut, transplantasi kornea harus dilakukan sebagai langkah untuk mengembalikan fungsi penglihatan secara normal kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *