Foto : www.orami.co.id

Iritasi Mata Pada Anak Terbaru

Posted on

Dalam masa pertumbuhan, anak-anak tentunya belum memiliki sistem imun yang kebal sehingga masih riskan terhadap serangan penyakit. Berbagai penyakit pada anak sering disebabkan karena virus dan bakteri.

Namun, terkadang penyakit pada anak terjadi karena kelalaian orang tua dalam menjaga kebersihan. Iritasi mata pada anak adalah salah satu contoh dari penyakit yang sering diderita anak akibat kurangnya kesadaran akan kebersihan.

Sebagai salah satu panca indera utama, mata merupakan bagian vital dalam tubuh yang wajib kita jaga. Pada usia anak-anak mata sangat rentan terserang penyakit. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan seorang anak yang suka menyentuh benda apapun disekitarnya.

Yang tidak disadari benda tersebut bisa saja membawa virus atau kotoran dan terbawa saat tangan anak menyentuh mata. Kondisi tersebut bisa diperparah jika anak mengucek matanya.
Penyebab Iritasi Mata Pada Anak

Iritasi Mata Pada Anak Terbaru
Foto : www.klikmama.id

Penyebab  Iritasi Pada Anak

Berikut merupakan hal-hal yang dapat menyebabkan iritasi mata pada anak dan cara pencegahannya :

• Virus atau Bakteri

Virus atau bakteri ini biasanya terbawa ke mata anak lewat sentuhan tangannya ke mata. Kebiasaan anak-anak yang suka menyentuh barang-barang disekitarnya, membuat virus atau bakteri ini lebih mudah mengiritasi mata.

Baca juga : Jenis-Jenis Iritasi Mata Terbaru

Jauhkan benda-benda berbahaya yang dapat membawa virus dan bakteri dari anak-anak. Jagalah kebersihan tangan anak. Cuci tangan anak dengan sabun atau lap dengan tissue basah yang mengandung antiseptik.

• Debu atau kotoran

Kondisi lingkungan anak yang kurang bersih akibat kelalaian orang tua juga dapat memicu terjadinya iritasi mata pada anak. Jagalah kebersihan disekitar lingkungan bermain anak-anak.

• Radiasi Benda Elektronik

Hindari meletakkan benda-benda elektronik seperti handphone didekat anak-anak untuk waktu yang cukup lama.

• Kurang Vitamin A

Berikanlah makanan sehat pada anak, terutama yang banyak mengandung vitamin A seperti wortel, pepaya, dan lainnya. Biasanya gejala iritasi mata pada anak ditandai dengan rasa gatal, anak-anak sering mengucek matanya.

Mata anak menjadi merah dan berair. Jika hal tersebut terjadi, cepat ambil tindakan. Bersihkan mata anak dengan kapas-kapas halus basah atau kain lembut basah.Hindari penggunaan air hangat karena dapat memperparah iritasi.

Hindari penggunaan obat tetes mata pada anak-anak, karena kulit mata anak masih sensitif. Dikhawatirkan dengan penggunaan antiiseptik, kulit mata anak yang masih sensitif memberikan respon negatif. Segera bawa anak ke dokter spesialis mata jika keadaan tak kunjung membaik.

Sesegera mungkin hubungi dokter jika anak mengeluh karena rasa yang amat pedih pada matanya. Yang perlu diingat adalah pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Selalu jaga kebersihan anak, lingkungan sekitarnya dan hal-hal yang berhubungan dengan anak anda.

Baca juga : Iritasi Mata Ringan Terbaru

Sebagai pencegahan, anda juga dapat memberikan suplemen untuk mata pada anak. Jangan anggap remeh iritasi mata pada anak, berilah perhatian lebih pada anak, sehingga anda tahu apa yang sedang terjadi padanya. Terlebih lagi mata adalah organ vital yang membantu anak dapat melihat dunia disekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *